Srigunggu
Srigunggu dikenal juga dengan istilah senggugu atau dalam bahasa Cina
disebut San tai hong hua,nama ilmiahnya adalah Clerodendron Serratum.
Srigunggu tumbuh liar pada tempat-tempat terbuka atau agak terlindung,
bisa ditemukan di hutan sekunder, padang alang-alang, pinggir kampung,
tepi jalan atau dekat air yang tanahnya agak lembap. Senggugu diduga
tumbuhan asli Asia tropik. Tanaman ini merupakan tumbuhan perdu tegak,
dengan tinggi 1 – 3 m, batangnya berongga, berbongkol besar serta warna
akarnya abu kehitaman.
Sirgunggu jenis tanaman semak yang biasanya hanya di gunakan sebagai
makanan ternak ini sebnarnya berkhasiat sebagai obat sinusitis, asma,
batuk, kecanduan narkoba dan rokok. Yakni dengan cara meramunya sebagai
jamu gurah.
Menurut beberapa sumber bagian yang digunakan dari tumbuhan ini adalah Seluruh bagian tumbuhan.
Tumbuhan ini berkhasiat untuk:
– menjernihkan suara,
– batuk, sesak napas (asma), radang saluran napas (bronkitis),
– tulang patah (fraktur), memar, rematik,
– perut busung, cacingan,
– malaria,
– memulihkan tenaga sehabis melahirkan, dan
– digigit ular, bisul.
Istilah gurah dikenal kalangan pesinden, penyanyi, qori, ataupun qoriah
untuk merujuk proses menyaringkan suara dengan akar tumbuhan sirgunggu
(Clerodendron serratum). Selain oleh mereka yang memang memerlukan suara
bagus, gurah juga dilakukan untuk menyembuhkan penyakit asma, batuk
kering, dan batuk berdahak banyak. Benarkah akar tanaman obat itu secara
ilmiah berkhasiat seperti yang dipercayai masyarakat ?
Gurah merupakan cara pengobatan tradisional yang diwariskan secara
turun-temurun. Dulu praktek pengobatan ini dijalani pesinden atau dalang
yang menginginkan suaranya nyaring. Namun, belakangan gurah juga
ditujukan untuk mengobati asma dan menghilangkan dahak di tenggorokan.
Di Yogyakarta para tabib gurah menggunakan tumbuhan sirgunggu yang ada
di sekitar Giriloyo, dekat makam raja-raja Mataram. Mereka percaya,
hanya sirgunggu dari sana saja yang berkhasiat. Padahal sebenarnya
tanaman obat ini bisa tumbuh di mana saja, bahkan di seluruh Indonesia,
sehingga dikenal dengan berbagai nama, antara lain kertase, pinggir
tosek (Madura),simar baungkudu (Toba), tinjau handak (Lampung),segunggu
(Sunda) dan sagunggu, sirgunggu (Jawa).
Banyak khasiatnya
Tumbuhan sirgunggu berupa perdu yang tingginya 3 m. Daunnya bertangkai
pendek, berbentuk bulat telur sampai memanjang, tebal dan kaku. Tepi
daun beringgit. Bunganya berwarna putih-violet tersusun dalam malai.
Buah yang berwarna hijau kehitaman berupa buah batu berbentuk bulat
telur.
Tumbuhan obat yang satu ini ternyata sudah banyak dimanfaatkan
masyarakat sejak dulu. Akarnya diremas-remas halus dan ditelan untuk
mendapatkan suara nan jernih. Seduhan akarnya merupakan obat asma,
bronkhitis, atau sebagai peluruh air seni (kencing batu).
Di daerah Imogiri, Yogyakarta, sirgunggu untuk gurah, yaitu kulit akar
ditumbuk dan diseduh dengan air, kemudian diteteskan pada hidung guna
mengobati berbagai penyakit yang berkaitan dengan lendir, seperti asma,
batuk, atau untuk memperoleh suara yang jernih. Efeknya berupa
pengeluaran lendir dari hidung dan mulut.
Daunnya bermanfaat untuk menyegarkan kondisi wanita yang sedang nifas.
Sebagai obat luar, daun ditumbuk dengan adas pulosari untuk encok dan
nyeri atau kelelahan pada sendi. Daun mudanya diremas-remas dan ditambah
sedikit kapur menjadi obat gosok. Seduhan daun dengan garam serta
temulawak dapat diminum untuk perut yang membusung dan sebagai obat
cacing. Infus daun tumbuhan ini sudah diteliti secara in vitro mampu
menghancurkan batu ginjal. Di lampung buah masak atau yang masih mentah
dikunyah bersama sirih untuk obat batuk berat. Penelitian di National
Cancer Institut, Washington menyatakan, ekstrak air tumbuhan ini aktif
sebagai anti-HIV in vitro.
Kandungan kimia tumbuhan sirgunggu pada bagian-bagian tubuhnya
berbeda-besa. Daunnya mengandung unsur kalium, sedikit natrium,
alkaloid, dan flavonoid flavon. Pada kulit akarnya terdapat glikosida
fenol, manitol, dan sitosterol. Sementara kulit batangnya mengandung
senyawa triterpen, asam ureanulat, asam kueretaruat, dan asam
seratogenat.
Praktek Tabib Gurah
Proses pengobatan gurah dilakukan dengan meneteskan cairan rendaman
kulit akar ke hidung. Kulit akar ditumbuk, diseduh dalam air panas,
diendapkan semalam lalu diteteskan ke hidung kemudian ditelan. Cairan
akar itu setelah diendapkan berwarna cokelat kemerahan.
Akhir-akhir ini para tabib gurah sudah mengemas bahan obat dalam bentuk
serbuk atau kapsul. Penggunaannya lebih praktis dari pada gurah tetes.
Di samping bahan pokok sirgunggu, juga ditambah ramuan bahan tetumbuhan
berkhasiat lainnya. Tentang bahan tambahan ini, masing-masing tabib
punya resep rahasia tersendiri.
Bila “obat” sudah dimasukkan ke lubang hidung (red: pada gurah tetes),
pasien yang menjalani gurah tetes diminta tengkurap. Ia lantas
mengeluarkan lendir dan dahak. Dengan demikian, suaranya diharapkan bisa
lebih jernih.
Eksperimen Awal di Laboratorium
Praktek gurah menarik dikaji secara ilmiah. Untuk itu disiapkan akar
sirgunggu dari lokasi yang sama. Sebagai langkah penelitian awal, bahan
aktifnya diisolasi dan diuji daya antibakterinya. Dalam hal ini
digunakan baktreri Streptococus beta haemolyticus, salah satu jenis
pencetus penyakit radang tenggorokan.
Dari hasil isolasi diperoleh komponen utama dalam kulit akar berupa
senyawa flavonoid dengan 3-OH. Sedangkan pengujian antibakteri memang
menunjukkan, senyawa itu mampu menghambat pertumbuhan bakteri S. beta
haemolyticus. Namun, daya hambatnya terbilang kecil Hal ini mungkin
disebabkan khasiat pengeluaran lendir sembari pesien tengkurap, sehingga
bakterinya ikut keluar bersama lendir. Mekanismenya sendiri masih belum
ditemukan. Dengan demikian, penggunaan sari akar sirgunggu untuk
pengobatan radang tenggorok perlu dikaji lebih lanjut.
AJO_QQ poker
BalasHapuskami dari agen poker terpercaya dan terbaik di tahun ini
Deposit dan Withdraw hanya 15.000 anda sudah dapat bermain
di sini kami menyediakan 9 permainan dalam 1 aplikasi
- play aduQ
- bandar poker
- play bandarQ
- capsa sunsun
- play domino
- play poker
- sakong
-bandar 66
-perang baccarat (new game )
Dapatkan Berbagai Bonus Menarik..!!
PROMO MENARIK
di sini tempat nya Player Vs Player ( 100% No Robot) Anda Menang berapapun Kami
Bayar tanpa Maksimal Withdraw dan Tidak ada batas maksimal
withdraw dalam 1 hari.Bisa bermain di Android dan IOS,Sistem pembagian Kartu
menggunakan teknologi yang mutakhir dengan sistem Random
Permanent (acak) |
Whatshapp : +855969190856