Buah
ciplukan atau dalam pelajaran biologinya memiliki nama latin physialis
angulata adalah tanaman liar yang biasa tumbuh di ladang atau sawah
didaerah pedesaan yang ternyata memiliki berbagai macam manfaat. Tanaman
ini sering di jumpai saat musim hujan karena ketersediaan air itu yang
membuatnya tumbuh subur.
Apabila
anda hidup di daerah perkotaan mungkin anda akan sagat sulit sekali
menjumpai tanaman ini, akan tetapi biasanya tanaman ini sudah mulai di
perjual belikan karena sudah banyak yang tau tentang berbagai manfaatnya
untuk mengobati berbagai macam penyakit.
Ciplukan
atau cecendet adalah tanaman yang biasa tumbuh secara liar di pinggir
rel kereta api, di pinggir selokan, serta di kebun. Buah
cecendet/ciplukan umumnya banyak di gemari anak-anak ketika buahnya
telah matang di karenakan rasanya agak manis.
Di
Indonesia, cecendet dikenal dengan banyak nama mulai dari ciplukan,
kopok – kopokan, ciciplukan, keceplokan, cecenet, lapunonat dan lain –
lain. Cecendet termasuk dalam golongan tanaman liar yang banyak
ditemukan di banyak tempat. Tumbuhan yang satu ini bisa ditemukan tumbuh
di pinggir selokan, pinggir rel kereta api, pinggiran sungai serta di
kebun – kebun. Cecendet umumnya digemari oleh anak – anak terutama
ketika buahnya telah matang. Ketika berbuah, buah cecendet akan ditutupi
oleh pembesaran kelopak bunga sehingga buahnya akan tertutupi. Walau di
Indonesia bisa ditemukan banyak cecendet, namun ternyata, tanaman yang
satu ini berasal dari Amerika utara.
Cecendet
tumbuh dengan tinggi yang hanya mencapai 1 meter atau kadang kurang.
Tumbuhan ini umumnya dapat berusia hingga satu tahun. Cecendet merupakan
jenis tanaman yang dapat hidup pada dataran rendah hingga daratan
dengan tinggi mencapai 1.550 meter. Buah cecendet mengandung asam sitrun
juga fislain. Selain itu, buah cecendet juga mengandung vitamin C, gula
alkaloid, tanin juga asam malat.
Dalam
satu tanaman cecendet, bisa dibilang semua bagiannya mengandung senyawa
baik yang bagus untuk kesehatan. Dalam biji cecendet ditemukan 15 – 40%
minyak lemak yang berisi asam palmitat serta asam steara juga protein.
Pada daun cecendet ditemukan glikosida flavonoid dan pada akarnya dapat
ditemukan senyawa alkaloid. Sementara pada tunasnya, terdapat flavonoid
serta saponin.
Setelah
dilakukan penelitian tentang ciplukan ini terungkap bawah ciplukan
memiliki banyak kandungan yang berkhasiat dan beramanfaat bagi kesehatan
tubuh, diantaranya saponin (pada tunas), flavonoid (daun dan tunas),
polifenol, tanin,dan fisalin (buah), Withangulatin A (buah), asam
palmitat dan stearat, Elaidic acid. (biji), alkaloid (akar), Chlorogenik
acid, C27H44O-H2O (batang dan daun), tannin (buah), kriptoxantin
(buah), vitamin C dan gula (buah).
Dengan
kandungannya yang tidak main – main itu, tidak heran jika cecendet
cukup berkhasiat sebagai tanaman obat. Berbeda dengan jenis tanaman lain
yang terkadang mengandung racun pada salah satu bagian tanamannya,
namun cecendet bebas dari racun sehingga aman dikonsumsi dalam jangka
waktu yang panjang. Namun rasanya yang begitu pahit terkadang membuat
banyak orang malas mengonsumsinya.
1. Untuk mengatasi diabetes
Manfaat
buah cecendet yang utama adalah untuk mengatasi diabetes, cara
penggunaannya juga sangat mudah. Cecendet dapat di ramu menjadi obat
diabetes dengan cara:
Menyiapkan tumbukan cecendet yang telah berbuah. Cabut hingga akar – akarnya
Bersihkan tumbuhan cecendet hingga bersih
Tunggu cecendet hingga layu lalu rebus menggunakan 3 gelas air sampai mendidih dan airnya bersisa 1 gelas saja
Saring airnya lalu minum sehari 1 kali
2. Untuk mengatasi penyakit ayan
Untuk
mengatasi ayan menggunakan cecendet dapat dilakukan dengan cara
mengonsumsinya setiap hari. Anda dapat mengonsumsi 8 hingga 10 butir
cecendet yang telah masak.
3. Untuk mengobati gusi berdarah
Dapat
digunakan untuk mengatasi gusi berdarah dengan cara mengonsumsi buah
cecendet sebanyak 30 buah. Buah cecendet mengandung vitamin C yang bagus
untuk dikonsumsi pada tiap harinya.
4. Mengobati radang pada kulit
Bagi
anda yang mengalami radang kulit seperti bisul anda dapat menggunakan
cecendet yang telah direbus sebagai obat radang kulit dengan cara
menempelkannya.
5. Untuk mengobati borok
Cara mengobati borok menggunakan cecendet dapat dilakukan dengan cara:
Menyiapkan segenggam daun cecendet
2 sendok air kapur sirih
Tumbuk cecendet juga kapur sirih lalu tempelkan pada bagian yang tengah sakit
6. Untuk mengobati Hipertensi
Buah cecendet dapat pula digunakan sebagai obat hipertensi dengan cara:
Menyiapkan cecendet sebanyak 5 gram serta air 110 ml
Selanjutnya rebus selama kurang lebih 10 hingga 15 menit. Sesekali aduk rebusan cecendet lalu saring dan dinginkan
Minum 2 kali dalam sehari
Ada
baiknya tidak menggunakan air herbal dari cecendet yang telah direbus
lebih dari 24 jam. Anda perlu menggantinya dengan yang baru jika ingin
memakainya lagi.
7. Sakit paru – paru
Cecendet dapat pula digunakan untuk mengobati sakit paru – paru dengan cara:
Menyiapkan 1 tanaman cecendet. Bersihkan tanaman hingga bersih
Selanjunya rebus tanaman menggunakan 3-5 gelas air lalu tunggu hingga mendidih dan saring
Konsumsi 3 kali dalam sehari sebanyak 1 gelas
8. Untuk mengatasi sakit flu atau influenza
Manfaat
buah cecendet yang berikutnya adalah untuk flue. influenza merupakan
salah satu jenis penyakit yang banyak terjadi pada cuaca yang tengah
tidak menentu. Untuk mengobati influenza dapat dilakukan dengan
menggunakan buah cecendet. Cara meramu cecendet untuk influenza dapat
dilakukan dengan cara:
Potong semua bagian tanaman cecendet dengan ukuran 3-4 cm.
Jemur cecedet yang telah dipotong lalu bungkus supaya tanaman tidak lembab.
Rebus cecendet yang sebanyak 9-15 gram
Minum airnya sehari 3 kali atau bisa pula dilakukan sesuai kebutuhan
Meramu
cecendet dengan cara diatas dapat pula digunakan untuk mengobati batuk
rejan, gondongan pembengkakan pada buah pelir serta untuk mengatasi
bronkitis.
Dalam
satu tanaman cecendet, bisa dibilang semua bagiannya mengandung senyawa
baik yang bagus untuk kesehatan. Dalam biji cecendet ditemukan 15 – 40%
minyak lemak yang berisi asam palmitat serta asam steara juga protein.
Pada daun cecendet ditemukan glikosida flavonoid dan pada akarnya dapat
ditemukan senyawa alkaloid. Sementara pada tunasnya, terdapat flavonoid
serta saponin.
Walau
beberapa orang menganggap jika tanaman ini merupakan tanaman obat yang
manjur dalam mengatasi beragam jenis penyakit, namun nyatanya banyak
orang yang masih belum mengerti manfaat cecendet. Banyak yang mengira
cecendet merupakan tanaman liar yang harus dibabat agar tidak mengganggu
tanaman lain. Tidak heran jika hingga sekarang, cecendet menjadi salah
satu obat mujarab yang keberadaannya seolah terlupakan.
Bagi
anda yang merasa tertarik ingin menanam tanaman ini sebagai ramuan
jamu, anda dapat menggunakan bijinya. Cara menanam tanaman ini cukup
mudah, mengingat cecendet dapat hidup di sembarang tempat walau tanpa
perawatan. Anda cukup menyiramnya supaya kelembapan tanahnya terjaga.
ayo segera bergabung dengan saya di D3W4PK
BalasHapushanya dengan minimal deposit 10.000 kalian bisa menangkan uang jutaan rupiah
ditunggu apa lagi ayo segera bergabung, dan di coba keberuntungannya
untuk info lebih jelas silahkan di add Whatshapp : +8558778142
terimakasih ya waktunya ^.^